Customs on the Street Bea Cukai Atambua di Pasar Tradisional Wini

Published by PLI BC ATAMBUA on

KILB adalah kartu identitas lintas batas yang dikeluarkan oleh kantor Bea Cukai Atambua untuk mengakomodir kegiatan lintas batas tradisional masyarakat perbatasan Indonesia – Timor Leste. Setiap pelintas batas diberikan pembebasan berupa nilai barang yang dibawa sejumlah USD 50/orang/hari dan 5 ekor hewan berkaki empat berdasarkan kesepakatan 2 negara.

Untuk mensosialisasikan KILB kepada masyarakat perbatasan Senin, 13 Mei 2019 Bea Cukai Atambua mengadakan Customs on the Street di pasar tradisional Wini. Sosialisasi KILB tersebut ditujukan kepada para penjual dan pembeli di pasar tradisional Wini yang hanya buka setiap hari senin. Karena letaknya di perbatasan, para pembeli di pasar tradisional ini tidak hanya penduduk lokal setempat tetapi juga masyarakat yang datang dari Timor Leste. Pada kegiatan ini masyarakat perbatasan diberikan penjelasan mengenai fasilitas dan manfaat memiliki KILB, serta cara pembuatannya yang saat ini cukup mudah yaitu melalui aplikasi SILAWAN. Selain itu masyarakat perbatasan juga diberikan poster dan stiker mengenai alur registrasi KILB melalui SILAWAN.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat perbatasan dapat memanfaatkan KILB dan mengerti prosedur pembuatan KILB melalui aplikasi SILAWAN.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Telp: 0821 4575 9161 | E-mail: pli.bcatambua@gmail.com