Kantor Bantu Pelayanan Bea dan Cukai Motaain

Published by PDAD on

motaain2

Mota’ain adalah dusun kecil yang berada di Desa Silawan Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu Provinsi Nusa Tenggara Timur. Namanya mulai dikenal dunia ketika pasca jejak pendapat Timor Timur tanggal 30 Agustus 1999, dimana Timor Timur (sekarang Timor-Leste) yang merupakan provinsi ke 27 (provinsi termuda) kala itu harus lepas dari pangkuan ibu pertiwi melalui referendum/jejak pendapat karena dari 344.580 penduduk Timor Timur hanya 94.338 penduduk Timor Timur (21,50 %) yang menerima otonomi khusus yang ditawarkan oleh Pemerintah Republik Indonesia.

Sekarang perbatasan Mota’ain merupakan salah satu perbatasan yang paling ramai dilewati dengan jalur darat oleh Warga RI(Republik Indonesia) – RDTL(República Democrática de Timor Leste), lokasi Perbatasan (RI) Motaain – (RDTL) Batu Gede dapat dijangkau sekitar 45 menit dari Kota Atambua dengan jalur darat melalui Desa Silawan.

Batas antara kedua Negara (RI – RDTL) hanya dibatasi oleh sebuah sungai kecil dan jembatan.

Bagi warga sekitar yang tinggal berdekatan dengan perbatasan motaain, KPPBC TMP B Atambua memberikan kebijakan untuk membuat KILB (Kartu Identitas Lintas Batas) untuk membawa barang melintas masuk dari Timor-Leste kembali ke Tanah Air tercinta Republik Indonesia.

 

Categories: KBPBC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Telp: 0821 4575 9161 | E-mail: pli.bcatambua@gmail.com